Aaaaahhhhhh, sudah lama sekali aku tidak nulis di sini ya. Dan gag terasa kita (A&I) sudah menjalani LDR selama dua tahun lebih. Dan kalian pasti tidak percaya, selama itu kita belum pernah bertemu sama sekali. Tapi meskipun gitu kita tidak pernah putus komunikasi lho.., entah sudah berapa juta SMS yang selalu menjadi penghubung bagi kami. Jempol kami yang menjadi saksi, hingga hafal tanpa mata harus melihat ke hurufnya. Mungkin karena jempol tanganku ini sudah terlatih dengan baik lantaran seringnya kami ber-SMS itu. Selain itu kita juga sering telfon dan chat. Meskipun gitu tetap saja selalu kangen, mungkin inilah enaknya LDR. Membuat kita jadi sering kangen, meskipun terkadang kita juga sering beda pendapat.
I itu orangnya aneh, dia terkadang berpikir yang berlebihan. Terkadang dia protektif banget. Tapi aku jadi kasihan sama I, maaf ya I, gara-gara aku kamu jadi tidak bisa pacaran seperti temen-temen yang lain. Aku jadi berpikir, mungkin jika I tidak mengenal aku, dia pasti sudah punya cewe yang seperti harapannya. Secara aku sama I jauh berbeda, kita ini berbeda prinsip, karena itu kita tidak akan pernah bersatu. Meskipun gitu aku sangat sayang sama I. Aku rela jika I bisa menemukan cewe yang satu prinsip sama dia. Asal I bisa bahagia. Sungguh aku merasa amat bersalah sama I. Aku bilang seperti ini bukan karena aku tidak sayang lagi sama kamu I, bukan pula aku ada cowo lain. Tapi aku benar-benar merasa bersalah sama kamu. Itu semua karena aku sangat sayang sama kamu.
I mungkin saat ini sedang terlelap dan mimpi indah. Ini adalah malam terakhir dia berada di suatu kota. I sedang KP, aku selalu berdoa agar I bisa diberi kemudahan. Dan segera menyelesaikan studynya. Dan semoga aku juga ^^. Hingga suatu saat nanti kita bisa bertemu. Hal yang paling aku harapkan saat ini adalah bisa bertemu dengan I, sudah selama ini kita tidak pernah sekalipun bertemu. Hanya bertukar foto saja ^^. Aku senang sekali mendegar ekspresi I saat aku memberinya fotoku. Dia terdengar sangat bahagia. Pernah waktu itu dia ngambek sama aku lantaran aku menolak bertukar foto. Aku juga senang mendengar I bilang kalau aku ini adalah malaikat yang dikirim Tuhan untuknnya. Terkadang I bisa romantis juga. Tapi terkadang juga kaku. Tapi apapun dia aku tetap sayang ma dia.
I, aku kangen sama kamu…., aku harap kamu juga…., Love you I…., jangan pernah tinggalin aku ya…, tapi jika suatu saat kamu menemukan cewe yang tepat buat kamu, aku rela kok, asal kamu bahagia. Aku bobo dulu ya I, ini dah larut.
fachrizal agus widodo said,
January 10, 2011 @ 1:14 pm
maaf y, klo q baca posting kalian… tp, q bgtu terkesan ma cerita kalian…. .